Webinar Nasional: Peluang dan Tantangan Kelembagaan Ekonomi dalam Mendukung Pembangunan Perdesaan Gambut

Undangan

Fakultas Ekonomi kembali menghadirkan webinar nasional yang bekerja sama dengan Badan Restorasi Gambut (BRG). Webinar ini akan membahas perkembangan ekonomi terkini yang mengusung tema Peluang dan Tantangan Kelembagaan Ekonomi Dalam Mendukung Pembangunan Perdesaan Gambut dan menghadirkan:

Opening Speech

Ir. Nazir Foead, M.Sc
Kepala Badan Restorasi Gambut Republik Indonesia

Prof. Dr. Ir. H. Anis Saggaff, MSCE
Rektor Universitas Sriwijaya

Keynote Speech:

Drs. Teten Masduki
Menteri Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Republik Indonesia

Speakers :

Taufik Madjid, S.Sos.,M.Sos,

Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI

Dr. Myrna A. Safitri
Deputi Bidang Edukasi, Sosialisasi, Partisipasi dan Kemitraan BRG

Tuwon
Pembina Bumdes Wiraguna Desa Ganesha Kabupaten Banyuasin

Dr. Sukanto, S.E.,M.Si
Dosen dan Peneliti Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya

Moderator

Dr. Muhammad Subardin, M.Si,

Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya

Waktu dan Pendaftaran

🕘08.00-12.15WIB
📅Selasa, 1 September 2020

Acara ini akan disiarkan secara live streaming via Zoom dan Youtube
🔗pendaftaran: https://bit.ly/RegistrasiWebinarBRG-FEUNSRI

Narahubung:

📞 Imelda (+62 812-7851-8477)
📞 Sri Andaiyani (+62 852-7323-3051)
📞 Alghifari Mahdi (+62 813-6711-1292)

PENDAHULUAN

Di Indonesia terdapat 2.945 desa/kelurahan di area lahan gambut, dimana1.205 desa berada diwilayah restorasi gambut (BRG, 2016), yang mayoritas berstatus sangat tertinggal dan tertinggal. Masyarakat desa yang tinggal di kawasan lahan gambut telah sejak lama memanfaatkan lahan gambut sebagai sumber penghasilan utama. Persoalan muncul terkait adanya larangan pemerintah untuk tidak membakar lahan gambut saat membuka lahan baru. Pentingnya harmoni dengan lahan gambut berbasis ekonomi yang dapat menjamin penghidupan masyarakat namun tidak melanggar ekosistem gambut, karenanya penting meningkatkan daya dukung, pengembangan kebudayaan pertanian yang adaptif dan inovatif. Melibatkan masyarakat desa di area lahan gambut dalam mengaplikasikan program pembasahan lahan, revegetasi tanaman, dan revitalisasi kehidupan ekonomi desa merupakan hal mutlak dilakukan. Karena itu upaya pembentukan dan penguatan kelembagaan ekonomi desa merupakan hal yang penting dalam memastikan terlaksananya kegiatan revitalisasi sosial ekonomi dalam konteks restorasi. Membangun kelembagaan baik manajemen, jejaring, nilai-nilai, budaya, kearifan lokal serta musyawarah di desa-desa sekitar hutan bisa diterapkan yang didukung oleh modal material meliputi kapital finansial, infrastruktur pasar, teknologi produksi-infromasi, dan tanah, lahan, air, serta hutan seperti model jejaring ekonomi dan koperasi desa.

Badan Restorasi Gambut (BRG) Republik Indonesia bekerjasama dengan Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya, pada hari Selasa, tanggal 1 September 2020 telah melaksanakan Seminar Nasional dengan tema Peluang dan Tantangan Kelembagaan Ekonomi dalam Mendukung Pembangunan Perdesaan Gambut secara daring melalui aplikasi Zoom dan live streaming Youtube. Acara webinar ini dimulai pukul 08.15 WIB, dengan pembukaan sekaligus kata sambutan oleh Rektor Universitas Sriwijaya, bapak Prof. Dr. Ir. H. Anis Saggaff, MSCE. Kemudian, dilanjutkan kata sambutan dari bapak Ir. Nazir Foead, M.Sc selaku Kepala Badan Restorasi Gambut Republik Indonesia. Beliau menyatakan bahwa beberapa upaya dapat dilakukan untuk menangani permasalahan lahan gambut yang bekerja sama dengan beberapa pihak seperti Pemerintah Provinsi, Kementerian Pertanian, dan Universitas Sriwijaya.

Seminar nasional ini memberikan fokus pada penggiat perdesaan untuk menuju Indonesia maju dan unggul dan diselenggarakan dalam rangka untuk melihat peluang dan tantangan UMKM, Koperasi dan Bumdes dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa lahan gambut, mengkaji pendekatan-pendekatan pengelolaan serta kolaborasi dan kemitraan lembaga ekonomi dan keterlibatan masyarakat desa, mempromosikan konsep Program Desa Peduli Gambut dan pengelolaan sumber daya alam secara demokratis dan berkelanjutan serta merumuskan arah dan kebijakan nasional terkait penguatan kelembagaan ekonomi desa. Dekan Fakultas Ekonomi, Universitas Sriwijaya, Prof. Dr. Mohamad Adam, SE, ME melaporkan bahwa Seminar Nasional ini telah diikuti oleh 1.329 peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, yang tersebar dari aceh sampai dengan papua, yang berasal dari Akademisi, Pemerhati Lingkungan Hidup, Mahasiswa, BUMN, Perusahaan Swasta, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Peneliti.

Seminar ini juga mengundang Menteri Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Republik Indonesia, diwakili oleh Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Ir Eddy Satriya MA, yang menyajikan paparan mengenai Kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional Berbasis Koperasi dan UMKM. Pemaparan dimulai dengan menyajikan kondisi lahan gambut saat ini, kerjasama para UMKM dan Koperasi serta potensi yang dapat digali di Perdesaan. Upaya yang dilakukan pemerintah pada UMKM melalui Strategi Survival dan pemulihan UMKM berdampak serta tantangan yang saat ini sangat memprihatinkan. Strategi dapat dilakukan dengan membentuk koperasi antar UMKM untuk mempermudah pemerintah membantu penyaluran dana investasi, tak luput juga para usaha Bumdes di lahan gambut juga ikut berpartisipasi untuk mempermudah akses area lahan gambut melalui digitalisasi UMKM.

Beberapa pakar juga dihadirkan sebagai pembicara dalam seminar nasional ini seperti Dr. Myrna A. Safitri (Deputi Bidang Edukasi, Sosialisasi, Partisipasi dan Kemitraan Badan Restorasi Gambut RI), Tuwon Sari (Pembina Bumdes Wiraguna Desa Ganesha Mukti Kabupaten Banyuasin) serta Dr. Sukanto SE, M.Si (Dosen Universitas Sriwijaya). Para pembicara ini menyajikan beberapa materi untuk memberikan pemahaman yang komprehensif terkait pembangunan perdesaan gambut, yang dipandu oleh moderator Dr. Muhammad Subardin, M.Si, Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya. Pembahasan mengenai Potensi dan Tantangan Kelembagaan Ekonomi di Pedesaan Gambut dipaparkan olehDr. Myrna A. Safitri selaku Deputi Bidang Edukasi, Sosialisasi, Partisipasi dan Kemitraan Badan Restorasi Gambut RI, pemaparan materi dimulai dengan pengenalan program “Desa Peduli Gambut” dengan program kegiatan untuk meningkatkan status ekonomi desa dan ketahanan ekologi gambut serta penggunaan IDPG (Indeks Desa Peduli Gambut), yang dapat dijadikan sebagai alat untuk mengukur tingkat kemajuan atau keberhasilannya. Tuwon Sari, pembina Bumdes Wiraguna di Desa Ganesha Mukti Kabupaten Banyuasin, yang merupakan salah satu desa dengan lahan gambut dengan hasil komoditas pertanian seperti: beras dan jagung, juga turut berpartisipasi dengan berbagi pengalamannya dalam seminar ini mengenai bagaimana pengelolaan dan kendala atau permasalahan Bumdes Wiraguna pada masyarakat perdesaan lahan gambut.

Melengkapi pembahasan dalam seminar ini, Dr. Sukanto SE, M.Si selaku Dosen sekaligus peneliti dengan kepakaran ekonomi desa dari Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya juga turut memberikan pemaparannya mengenaiDampak Kelembagaan Ekonomi terhadap Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Perdesaan Gambut. Pemaparan ini menyajikan tentang pentingnya peran dan fungsi kelembagaan serta desain kelembagaan dalam mendorong kesejahteraan perdesaan gambut tanpa menghilangkan nilai-nilai lokal, hal tersebut berhubungan dengan bagaimanakah kondisi dan posisi Koperasi, UMKM, dan Bumdes saat ini. Diharapkan kelembagaan ekonomi ini dapat menyertakan stakeholder untuk pengembangan lembaga dan keberlanjutan komoditas yang dimiliki.

Hasil dari seminar nasional ini diharapkan dapat menghasilkan sebuah dokumen Policy Brief terkait perumusan arah dan kebijakan Penguatan Kelembagaan Ekonomi di Kawasan Perdesaan Gambut: UMKM, Koperasi dan Bumdes yang dapat bermanfaat bagi banyak pihak yang berkepentingan.

Dokumentasi

Ada beberapa bahan/Artikel yang dapat diambil dari hasil Webinar nasional ini :

Sumber dari media lain nya :

Photo Kegiatan

Google Photo
Google Photo
Google Photo
Google Photo

Video Kegiatan

https://youtu.be/KAj_3pL9_Oc

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code